Selasa, 27 Oktober 2009

Santo Damian adalah salah seorang yang diangkat menjadi orang suci oleh Paus Benediktus XVI pada tanggal 11 Oktober 2009 bersama dengan empat orang suci lainnya. Beliau adalah seorang Imam dari Kongregasi Hati Kudus Yesus dan Hati Suci Maria (SS.CC).

Kisah hidupnya sungguh memberi inspirasi yang mendalam bagi dunia. Setelah dithabiskan dan berkarya selama hampir sembilan tahun di daerah Hawai, beliau menawarkan diri untuk berkarya di kepulauan Molokai, dimana waktu itu merupakan tempat pembuangan orang yang menderita kusta.

Bagi orang-orang pada zamannya, kusta adalah penyakit yang mematikan dan menjijikkan dan karena itu semua yang terjangkit penyakit sial itu harus dibuang dan tidak lagi memiliki akses untuk kembali ke kehidupan normalnya seperti sebelumnya. Jadi otomatis, Molokai adalah tempat pembuangan....

Sebagai tempat pembuangan, kehidupan orang-orang terbuang sangat tidak terurus. Semua hidup dalam keputusasaan dan penderitaan yang amat mendalam. Mereka kehilangan identitas sebagai manusia yang jasmani maupun sebagai makhluk yang rohani. Mereka kehilangan raga dan harapan akan Allah.

Sebagai imam muda, Damian datang dan menghampiri mereka. hidup bersama mereka dan membangun relasi dengan mereka... mengangkat derajat kemanusiaan mereka... Dia bahkan merangkul semua penderita dengan sebutan sesama. Beliau tidak membeda-bedakan atau pun menghakimi... dan akhirnya, sebagai bukti kepahlawanannya, beliau terjangkit kusta dan mati sebagai salah satu dari mereka.

Nama lengkapnya Damien de Veuster. Damien adalah nama yang dipilihnya saat beliau memasuki hidup membiara. sdangkan nama aslinya adalah Yosef de Veuster.

Bersambung....

Gerard

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar