Selasa, 27 Oktober 2009

Sisi Positif dan Negatif dari Facebook

2009 Oktober 27
by mymoen

foto cewek manis di facebook

Facebook merupakan sebuah sarana sosial yang membantu masyarakat untuk berkomunikasi secara lebih effisien dengan teman lama,mantan pacar, keluarga jauh dan teman sekerja. Perusahaan ini mengembangkan teknologi yang memudahkan dalam sharing informasi melewati social graph, digital mapping kehidupan real hubungan sosial manusia. Siapun boleh mendaftar di Facebook dan berinteraksi dengan orang-orang yang mereka kenal dalam lingkungan saling percaya.

Saat ini hampir semua kenal ama yang namanya facebook, dari yang gaptek hingga hi-tech semua tau! Facebook paling populer di Indonesia dan merasuk dalam semua pikiran anak muda jaman sekarang. Dengan facebook, kita dapat bertukar informasi dengan cepat kepada orang di seluruh nusantara,dari sabang sampai meraoke,bahkan ke penjuru dunia. Dengan di lengkapi foto dan profil, semakin menambah lengkap facebook ini untuk ajang kenalannnyari jodoh,bahkan narsisme?hehe. Seperti layaknya kenalan, pertama kali kita kenal pasti seru. Kita bertukar pesan, foto, bahkan janjian untuk ketemuan. Karena itu, facebook merupakan faktor pendorong masyarakat untuk menggunakan internet.
Pengaruh Facebook dalam kehidupan sosial sangat besar, di lingkungan sosial facebook dapat menjadi wadah dimana setiap orang dapat mengenal orang baru yang berasal dari berbagai belahan dunia dan daerah,, tanpa harus bertemu dan berkomunikasi secara face to face, bisa berkomunikasi dengan kawan lama yang sudah lama tidak berjumpa, mengetahui segala macam informasi yang up to date dari teman – teman yang bergabung dalam lingkungan pertemanan Facebook, dapat membangun relasi bisnis karna mulai banyak individu maupun coorporate yang mengiklankan bisnisnya, pengiriman pesan dari satu orang bisa di terima oleh banyak orang.

Facebook terutama sangat berguna untuk mencari teman-teman lama anda. Sebab secara otomatis Facebook akan memperlihatkan beberapa teman yang mungkin anda kenal dari jaringan teman anda sendiri, menarik juga kan?

Facebook dari sisi positif.

Contoh yang paling nyata adalah dalam hal silaturahim – yang dalam islam justru memiliki nilai ibadah yang sangat tinggi di sisi Allah SWT.

Dengan memanfaatkan medium internet yang tidak kenal batasan waktu dan geografis, seorang dapat menjadi pengguna facebook memiliki kesempatan untuk berkomunikasi dengan orang lain,teman lama,mantan pacar,bahkan saudara jauh. baik itu melalui fitur Update Status, Online Chat maupun Message. Jika komunikasi itu dilakukan untuk sesuatu yang bermanfaat dan tidak berdampak negatif seperti penyebaran foto porno atau adegan vidio mesum, maka kenapa tidak. Misalnya; seorang adik di Palembang yang menggunakan facebook untuk menanyakan kabar kakaknya di Jakarta, seorang mahasiswa di Jogja yang meng-upload gambar desain lukisan karyanya agar bisa dikomentari dan ditanggapi oleh semua temannya dari seluruh dunia, mahasiswa komunikasi yang ingin mengadakan penelitian komunikasi melalui facebook,dst.

Facebook dari sisi positif.

Namun di sisi lain face book juga memiliki dampak negatif dalam kehidupan masyarakat sosial. Layaknya masyarakat kota yang suka jalan-jalan buat cari hal baru, sekalian cuci mata. Sebenarnya lucu juga kalau kita lirik kanan kiri. Orang-orang pada nongkrong di kursi istirahat ada yang ngobrol serius, ada yang arisan, ada yg cekakakan. Bermacam gaya deh…Sambil berbincang dengan teman lama, saya memperhatikan banyak orang yang berfoto-foto. Sambil bisik-bisik saya bilang, “Itu foto bukan cuma sekedar buat kenangan atau dokumentasi. Pasti mau dimasukin facebook.” hehe..

Hal ini menjadi hal yang lumrah, upload foto yang dianggap konyol sambil menantikan komentar dari teman-teman yang lain. Dalam konteks ini, hal seperti ini bisa menimbulkan hal-hal yang negatif. Bisa saja yang fotonya di upload akan merasa minder dan menjadi bahan ejekan.

Dalam hal ini, alangkah bijaknya facebook di gunakan sebagaimana fungsinya sendiri. :)

Di sadur dari berbagai sumber :

http://laskartimbul.com

http://feegreeny.blogdetik.com

10 hal yang tidak bisa dibeli dengan uang...


Saatnya Kaum Muda Berefleksi.....


















10 Hal Yang Tidak Bisa Dibeli Dengan Uang

26 Oktober 2009

Uang memang penting dalam kehidupan, tanpa alat tukar ini kita tak akan bisa memenuhi kebutuhan hidup. Uang membuat kita bisa melakukan banyak hal dibandingkan jika kita tak memilikinya. Tetapi sepenting-pentingnya uang, sebanyak apa pun pundi-pundi uang Anda, ada hal-hal yang tak bisa dibeli olehnya, antara lain:


1. Kehilangan waktu
Uang tak akan mengembalikan waktu yang telah berlalu. Setelah hari berganti, waktu 24 jam tersebut akan hilang dan tak akan pernah kembali. Karena itu gunakan setiap kesempatan yang ada untuk menyatakan perhatian dan kasih sayang Anda pada orang tercinta, sebelum waktu itu berlalu.

2. Kebahagiaan
Memang kedengarannya klise, uang tak bisa membeli kebahagiaan. Tapi inilah kenyataannya. Uang memang bisa membuat Anda merasa senang karena bisa membiayai liburan, membeli elektronik terkini, atau mobil paling cepat. Tapi setumpuk uang tak kan pernah bisa menghadirkan kebahagiaan yang nyata yang berasal dari dalam hati kita. Kebahagiaan jenis ini hanya datang dari hubungan yang membahagiakan serta dukungan dan cinta dari keluarga.

3. Kebahagiaan Anak
Untuk memberikan sandang dan pangan yang layak kepada buah hati memang dibutuhkan uang. Tapi uang tak bisa memberikan rasa aman, tanggung jawab, sikap yang baik, serta kepandaian, pada anak-anak. Hal itu merupakan buah dari waktu dan perhatian yang Anda curahkan untuk mereka dan hal-hal baik yang Anda ajarkan. Uang memang membantu kita memenuhi beberapa aspek pengasuhan, tapi waktu telah membuktikan bahwa kebutuhan dasar tiap anak adalah berapa banyak waktu yang diberikan orangtuanya, bukan uangnya.

4. Cinta
Ini satu hal klise lainnya, cinta tak bisa dibeli dengan uang, tapi akuilah hal itu benar. Dengan uang kita bisa membuat orang tertarik, tapi cinta berasal dari rasa saling menghargai, perhatian, berbagi pengalaman, dan kesempatan untuk berkembang bersama. Itu sebabnya banyak pasangan yang menikah karena uang, tak bertahan lama.

5. Penerimaan
Untuk diterima oleh lingkungan pergaulan, Anda tak butuh uang. Bila Anda ingin diterima, fokuskan energi Anda untuk membuat diri Anda berharga bagi lingkungan sekitar dengan menjadi teman dalam suka dan duka.

6. Kesehatan
Kita butuh uang untuk mengongkosi biaya perawatan dan membeli obat, tapi uang tak bisa menggantikan kesehatan yang hilang. Itu sebabnya pepatah lebih baik mencegah daripada mengobati sebaiknya kita terapkan. Mulailah berolahraga, berhenti merokok, dan banyak hal lain yang pasti sudah Anda tahu.

7. Kesuksesan
Beberapa orang memang ada yang mencapai kesuksesan dengan menyuap, tapi ini adalah pengecualian. Kesuksesan hanya berasal dari kerja keras, kemauan, dan sedikit kemujuran. Ada aspek kecil dari usaha menuju sukses yang bisa didapatkan dengan uang, misalnya mengikuti pelatihan atau membeli peralatan, tapi sukses lebih banyak berasal dari usaha yang Anda lakukan sendiri.

8. Bakat
Kita dilahirkan dengan bakat tertentu. Dengan uang, yang bisa kita lakukan adalah mengasah bakat tersebut, misalnya belajar musik. Namun para ahli mengatakan, untuk menjadi ahli di bidangnya, kita membutuhkan bakat.

9. Sikap yang baik
Banyak orang yang kaya raya tapi sikapnya kasar dan ucapannya sinis. Tak sedikit orang sederhana yang tutur katanya sopan dan menunjukkan rasa hormat pada orang lain. Jadi, jumlah uang yang dimiliki bukan penentu sikap atau manner seseorang.

10. Kedamaian
Bila uang bisa membeli kedamaian, barangkali kita tak lagi mendengar tentang perang. Justru yang sering terjadi sebaliknya, uang lah yang menjadi sumber pertikaian dan permusuhan.


Diambil dari: http://oerleebook.wordpress.com/2009/10/26/10-hal-yang-tidak-bisa-dibeli-dengan-uang/

Pernikahan Gereja Katolik


Anda bingung dengan pernikahan Katolik???
Anda Mau menikah???
Bagaimana membuat hari penting dalam hidup Anda menjadi moment tak terlupakan???

Bacalah....
Anda berharga....

Katekese Perkawinan / Pernikahan

PROSEDUR PERNIKAHAN di GEREJA KATOLIK

A. TAHAP PERTAMA

  1. Pendaftaran pernikahan di Gereja melalui Sekretariat pada paroki masing-masing pada hari kerja (hari kerja dan waktu buka seketariat disesuaikan masing-masing paroki
  2. Membawa surat pengantar dari lingkungan calon mempelai (baik Pria dan wanitanya). Dalam hal ini Surat Pengantar untuk mengikuti KPP (Kursus Persiapan Perkawinan)
  3. Membawa Foto Copy Surat Baptis yang diperbaharui : a)Katolik dengan Non Katolik – Salah satu calon mempelai yang beragama Katolik. b) Katolik dengan Katolik – kedua calon mempelai wajib melampirkannya
    Surat Baptis yang diperbaharui berlaku 6 bulan samapai dengan hari H (Pernikahannya)
  4. Membawa Pas Foto 3×4 masing-masing 3 lembar
  5. Menyelesaikann Biaya Administrasi KPP (Kursus Persiapan Pernikahan), besar biaya disesuaikan paroki masing-masing. Dan hal-hal yang berkaitan dengan pendaftaran KPP, bisa ditanyakan di seketariat maing-masing paroki.

1. Katolik dengan Non Katolik – Salah satu calon mempelai yang beragama Katolik
2. Katolik dengan Katolik – kedua calon mempelai wajib melampirkannya
Surat Baptis yang diperbaharui berlaku 6 bulan samapai dengan hari H (Pernikahannya)

B. TAHAP KEDUA

1. Selesaikan prosedur Tahap Pertama
2. Mengisi formulir dan menyerahkan berkas-berkas pernikahan,
yaitu:

o Surat pengantar dari lingkungan masing–masing
o Sertifikat Kursus Persiapan Pemikahan yg asli dan fotokopinya
o Surat baptis asli yang telah diperbaharui
o Foto berwama berdampingan ukuran 4×6 sebanyak 3 lembar
o Fotokopi KTP saksi pernikahan 2 (dua) orang yang Katolik

3. Kedua calon mempelai datang ke Romo ybs untuk melakukan pendaftaran penyelidikan kanonik (harus datang sendiri, tidak dapat diwakilkan)
4. Bagi calon mempelai yang belum Katolik danlatau bukan Katolik, harap menghadirkan 2 (dua) orang saksi pada saat penyelidikan kanonik untuk menjelaskan status pihak yang bukan Katolik. Saksi adalah orang yang benar-benar mengenal pribadi calon mempelai yang bukan Katolik dan bukan anggota
keluarga kandungnya.
5. Apabila kedua calon mempelai dari luar Paroki/Gereja dimana domisili calon mempelai harap membawa surat delegasi/pelimpahan pemberkatan pemikahan dari Pastor/Romo setempat (tempat Penyelidikan Kanonik

C. PERNlKAHAN CATATAN SIPIL

1. Datang ke sekretariat Gereja sebulan sebelumnya untuk pengurusan pemikahan catatan sipil dengan membawa: (Bila catatan Sipil dilakukan di Gereja setelah Pernikahan)

o Surat pengantar dari Kelurahan untuk pendaftaran perkawinan
o Fotokopi KTP dan Kartu Keluarga Kelurahan kedua belah pihak
o Fotokopi Akta Kelahiran kedua mempelai
o Fotokopi SKBRI (WNI). Jika tidak ada, bawa SKBRI/WNI orang tua
o Untuk umat keturunan – Fotokopi Surat Ganti Nama (Bila tidak ada, lampirkan Surat Ganti Nama dari. orangtua)
o Pas foto berdampingan ukuran. 4 x 6 sebanyak 6 lembar

2. Akan dibuatkan pengumuman ke kantor Catatan Sipil sesuai KTP yang bersangkutan dari calon mempelai. (kebijakan ini tergantung catatan sipil setempat)
3. Pada hari “H”, Akta Kelahiran asli kedua mempelai dan Surat Pemberkatan Nikah Gereja diserahkan kepada petugas Catatan Sipil
4. Pencatatan pemikahan sipil bisa diurus oleh mempelai sendiri atau oleh Pihak Gereja.

D. BIAYA

1. Untuk besar Biaya disesuaikan dari kebijakan masing-masing Paroki yang bersangkutan dimana akan diadakn pernikahan tersebut. Biaya tidak terikat dan khusus bagi mereka yang kurang mampu, dapat menghubungi Romo Paroki yang bersangkutan, untuk mendapatkan keringanan, dan Bahkan bagi yang sama sekali tidak mampu diberikan kebebasan “semampunya” untuk mengganti biaya-biaya Administrasi.
2. Biaya-biaya tersebut digunakan untuk :

o Pembayaran biaya-biaya administrasi, listrik Gereja terlebih bila Gereja tersebut ber-AC
o Pencatatan Pernikahan Catatan Sipil bila dilakukan di Sekretariat Gereja dan Biaya transport untuk Petugas dari Catatan Sipil setempat.

3. Mintalah Tanda Bukti Pembayaran dari pihak sekretariat.
4. Biaya-biaya diluar Keseketariatan yaitu:
* Bunga dekorasi
* Sumbangan tanda kasih untuk Paduan suara – langsung kepada
dirigen/pimpinan Paduan Suara
* Iura Stolae bagi pastor/Romo yang memimpin upacara Pernikahan (yang sepantasnya berlaku umum). Iura Stolae diletakkan di dalam keranjang buah persembahan. Jika pemikahan dilangsungkan dalam pemberkatan (bukan misa), Iura Stolae diberikan langsung kepada imam setelah pernikahan.

TIPS menghemat Biaya pernikahan

* Tidak menggunakan Weddings Organizer
* Bisa menggunakan fasilitas Kapel (bila terdapat kapel) sehingga biaya operasional gedung gereja lebih effisien (karena Kapel tidak terlalu besar baik dari segi ukuran bangunan maupun penggunaan Daya listrik (Ac bila ada)).
* Bila mempelai adalah anggota Paduan Suara (koor), bisa meminta bantuan team Paduan Suara / koor-nya
* Tidak menggunakan dekorasi bunga secara berlebihan

Catatan:

* Weddings Organizer di luar tanggung jawab gereja dan tidak diperkenankan campur tangan dalam urusan liturgi di gereja.
* Jika upacara pernikahan dirayakan dalam misa kudus hari Minggu, maka liturgi yang di gunakan adalah liturgi hari Minggu yang bersangkutan.
* Persembahan untuk misa adalah: roti dan anggur, buah, bunga (Lilin tidak!)
* Mempelai dimohon mempersiapkan lektor untuk membaca doa umat dan 4 orang pembawa persembahan.
* Format teks pernikahan yang berlaku biasanya disediakan di paroki masing-masing (bisa hubungi pihak sekretariat paroki.
* Jika ada sumbangan sukarela untuk kas putera altar, diletakkan di dalam keranjang buah dengan keterangan yang jelas. Tidak diperkenankan memberi langsung kepada putera altar yang bersangkutan (jika hanya pemberkatan langsung diserahkan kepada imam yang bersangkutan).
* Tidak ada biaya untuk koster dan pihak sekretariat secara pribadi.
* Permintaan surat baptis yang diperbaharui atau surat-surat lainnya kepada pihak sekretariat dikenai sumbangan sukarela yang langsung dimasukkan dalam kotak sumbangan administrasi yang disediakan di kantor sekretariat.
* Hal-hal khusus lainnya langsung ditanyakan kepada pastor paroki

E. PERSIAPAN-PERSIAPAN DAN KELENGKAPAN LAIN

1. Yang perlu dipersiapkan oleh Pengantin ialah

* Bentuk Panitia dari keluarga (2-3 orang)
* Salib, Rosario dan Kitab Suci
* Persembahan: buah-buahan, dan bunga persembahan
* Bunga untuk Bunda Maria
* Menentukan/memilih kelompok Paduan Suara/Koor
* Buku Panduan Pernikahan (harap dikonsultasikan dahulu dan mendapat persetujuan dari Pastor/romo yang akan memberkati)
* Cincin Perkwainan kedua mempelai
* Saksi Pernikahan
* Dekorasi bunga (Lihat biaya diluar keseketariatan)
* Putera Altar akan disiapkan dari Gereja.
* Segala perlengkapan Gereja (kecuali yang disebutkan diatas) akan
disiapkan oleh Koster Gereja

Kebijakan Paroki Tentang Pernikahan Pada Masa Khusus
Pada prinsipnya gereja dilarang merayakan misa ritual pada hari Minggu selama masa khusus. Aturan ini tercantum dalam Misale Romanum terbaru art. 372. beberapa hal yang harus diperhatikan melalui pernyataan di atas adalah:

1. Misa ritual adalah perayaan yang berkaitan dengan sakramen (mis: pernikahan) atau sakramentali (pemberkatan rumah).
2. Masa khusus meliputi:

Adven

Masa persiapan kita untuk menyongsong pesta Natal (hari kelahiran Tuhan kita Yesus Kristus); sekaligus masa penantian eskatologis (kedatangan Yesus Kristus yang kedua kalinya, yaitu dalam kemuliaan-Nya pada akhir jaman).

Rabu Abu

Abu adalah sisa-sisa pembakaran daun palma yang telah kering yang berwarna hitam. Dalam Kitab Suci, abu antara lain mengungkapkan:

*
sesuatu yang tidak berharga;
*
kesengsaraan;
*
kerendahan diri di hadapan Allah (bdk. Kej 18:27);

Dalam upacara Rabu Abu (awal masa prapaskah) dahi kita diberi abu untuk mengungkapkan kelemahan dan dosa kita yang ditandai dalam proses matiraga (puasa dan pantang) dan tobat.

Prapaskah

Mempersiapkan para calon Baptis untuk memberi arti dan menghidupi sakramen Baptis yang akan mereka terima pada Hari Raya Paskah/Masa Paskah.
Mempersiapkan seluruh umat beriman akan Yesus Kristus untuk bisa lebih memaknai dan menghayati hidup dalam persatuan dengan sengsara-wafat-kebangkitan-Nya.

Pekan Suci (Minggu Palma – Kamis Putih – Jumat Agung – Sabtu Suci -Malam Paskah – Minggu Paskah)

Minggu Palma

Perayaan kemenangan Kristus Raja dengan penyambutan-Nya di Yerusalem; sekaligus pewartaan penderitaan-Nya sebagai jalan menuju kemuliaanNya.

Kamis Putih

Mengalami kembali tiga penstiwa penting, yaitu:

* persembahan Tubuh dan Darah-Nya dalam rupa roti dan anggur kepada Bapa dan para rasul sebagai makanan dan minuman yang berdasarkan Kasih-Nya kepada dunia (pendirian sakramen Ekaristi);
* penugasan para rasul dan penggantinya dalam imamat yang juga dipersembahkan sebagai kurban;
* perintah Yesus mengenai Kasih Persaudaraan.

Jumat Agung

Merenungkan sengsara Tuhan Yesus Kristus, domba kurban kita yang dipersembahkan dan kita menyembah salibNya (lih. 1Kor 5:7) melalui Sabda yang diperdengarkan untuk kita semua. Gereja mau menampilkan keikutsertaannya pada detik-detik terakhir sengsara dan wafat Yesus. Dan lewat Sabda yang dibacakan hari itu terungkaplah kekayaan teologi salibi
pengorbanan total Allah untuk kita. Permenungan ini berangkat
dari luka Kristus yang wafat pada salib disertai dengan doa bagi keselamatan seluruh dunia. Sifat Jumat Agung yang demikian ini menyadarkan kita untuk menghayatinya secara khusus sebagai hari tobat.

Sabtu Suci

Merenungkan penderitaan, wafat, dan turunnya Kristus ke alam maut / dunia orang mati (lih. 1Pet 3:19). Saat itulah Yesus mewartakan keselamatan kekal kepada mereka yang mati sebelum Kristus hadir secara fisik. Begitu pentingnya makna Sabtu Suci ini sehingga tidak deperkenankan mengadakan sakramen-sakramen kecuali sakramen tobat dan sakramen pengurapan orang sakit (lih. Litterae Circurales De Festis Paschalibus Praeparandis et Celebrands art. 75).

Malam Paskah

Merupakan malam tirakatan (vigili) bagi Tuban (bdk. Kel 12:42 sikap berjaga-jaga bangsa di Israel yang akan dibebaskan dari perbudakan Mesir). Tirakatan ini diadakan untuk mengenang malam kudus Tuhan yang bangkit. Perayaan ini HARUS dilaksanakan pada waktu malam dan berakhir setelah fajar Minggu. Seperti umat Israel yang dibimbing oleh tiang api saat keluar dari Mesir, demikian juga orang-orang Kristiani pada gilirannya mengikuti Kristus Sang cahaya abadi dalam kebangkitan-Nya.

Paskah

Hari raya kebangkitan Tuhan telah tiba! Dengan demikian misa Minggu Paskah HARUS dirayakan dengan meriah.
OktafPaskah

Delapan hari khusus gereja untuk merayakan puncak dan inti iman kita akan Yesus Kristus yang bangkit untuk kita.

Peringatan arwah semua orang beriman (setiap tgl. 02 November)

Peringatan Gereja secara khusus bagi semua orang yang telah meninggal dunia untuk memperoleh indulgensi (kemurahan hati atau pengampunan Allah) mela1ui doa-dao yang kita panjatkan.

Berdasarkan makna dan suasana masa khusus dari dua dokumen liturgi, yaitu: Misale Romanum dan Litterae Circurales De Festis Paschalibus Praeparandis et Celebrands, Biasanya ada kebijakan (tergantung paroki setempat) berkaitan dengan perayaan upacara pemikahan, sbb:

1. Dalam masa Adven dan Prapaskah masih diijinkan untuk melangsungkan upacara pemikahan dengan memperhatikan kesederhanaan. Ukuran kesederhanaannya adalah:

A. Masa Adven

Gereja

* Hiasan bunga diijinkan hanya di sekitar altar.
* Tidak menggunakan karpet di lorong.
* Tidak ada hiasan bunga di sepanjang lorong menuju altar.
* Tidak ada hiasan bunga di pintu masuk gereja.
* Warna liturgi mengikuti masa yang berlaku

Imam dan mempelai

* Kasula imam berwarna putih.
* Mempelai diperkenankan membawa bunga tangan.
* Diperkenankan mempersembahkan bunga di patung Maria.

B. Masa prapaskah

Gereja

* Hiasan bunga TlDAK DIIJINKAN sarna sekali dan diganti
* dengan dedaunan secukupnya di sekitar altar.
* Tidak menggunakan karpet di lorong
* Tidak ada hiasan bunga di sepanjang lorong menuju altar
* Tidak ada hiasan bunga di pintu masuk gereja
* Wama liturgi mengikuti masa yang berlaku
* Orgen/alat musik lainnya hanya bersifat mengiringi lagu (tidak ada instrumental)
* Lagu-Iagu juga tidak sebanyak masa liturgi umum (dikonsultasikan dengan imam)

Imam dan mempelai

* Kasula imam berwarna putih
* Mempelai diperkenankan membawa bunga tangan
* Diperkenankan mempersembahkan bunga di patung Maria

2. Dalarn upacara Rabu abu, pekan suci, oktaf paskah, dan peringatan arwah semua orang beriman 2 November TlDAK DIIJINKAN untuk melangsungkan upacara pernikahan.

3. Kebijakan ini akan berubah (bersifat tentatif) setelah dokumen khusus tentang pernikahan dari KWI mendapat pengesahan dari Vatikan dan diberlakukan di Keuskupan-keuskupan di Indonesia.


Diambil dari: http://agamakatolik.wordpress.com/katekese-perkawinan-pernikahan/